Rabu, 22 September 2010

PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA



Setiap orang pasti menghasilkan sampah. Namun, bisa dikatakan tak seorang pun yang sesungguhnya mau tinggal di lokasi tempat sampah terkumpul. Selain bau yang menyengat, dampak dari sampah pun sulit untuk disepelekan.
Jika di sekeliling anda bersih dari sampah, bukan berarti sampah itu sudah lenyap. Sampah hanya berpindah tempat. Unntuk membuat sampah lenyap, agak mustahil. Apalagi mengingat kesadaran sebagian masyarakat kita yang masih rendah untuk mengurangi produksi sampah.
Padahal pengelolaan dan pemisahan sampah merupakan tanggung jawab setiap orang karena mereka ikut memproduksi sampa. Masyarakat sebenarnya bisa ikut mengurangi dampak dari sampah dengan memisahkan sampah organik dan non-organik mulai dari rumah. Selain itu, mereka juga bias mengolah sampah, baik organik maupun non-organik, menjadi suatu yang lebih bermanfaat.
Pengolahan sampah di sumber sampah dengan prinsip 3R :
1.      Reduce ( mengurangi sampah )
2.      Reuse ( menggunakan kembali sampah )
3.      Recycle (mendaur ulang sampah )
Saat ini prinsip tersebut sedang disosialisasikan oleh Pemerintah Kota Tangerang. Salah satu upaya untuk mendukung program tersebut adalah dikembangkannya sebuah alat untuk mengolah sampah organic rumah tangga menjadi kompos dan pupuk cair yang diberi nama “R” Komposter yang sangat mudah digunakan oleh massyarakat.
MENGAPA SAMPAH HARUS DIPILAH ?
·         Sampah yang dipilah dengan benar akan memberi nilai tambah (manfaat) baik ekonomi maupun kesehatan. Sampah basah/organic dapat dijadikan kompos sedangkan sampah kering/anorganik dapat dijual kembali berdasarkan pemanfaatannya.
·         Pemilahan yang baik akan memaksimalkan sampah yang bisa didaur ulang untuk diambil oleh pengumpul sampah sehingga akan mengurangi sampah yang dibuang ke PTA.
·         Dengan memilah sampah, dapat mengurangi jumlah lalat dan tikus sehingga lingkungan akan menjadi bersih dan tidak terkesan kumuh.
·         Pemilahan harus dilakukan agar sumber makanan (daging, buah-buahan, dan sayuran) tidak tercemar logam berat. Logam berat termasuk B3 (Bahan Beracun dan Berbahaya) mempunyai sifat Karsinogenik (penyebab penyakit kanker), Mutagenic (penyebab mutasi gen), Neurologis (mempengaruhi syaraf), dan Fisiologis (perubahan fisik).


HAL-HAL YANG HARUS DIHINDARI DALAM MENGURUS SAMPAH

  • Membuang Sampah Sembarangan
Perilaku seperti ini justru akan merugikan kita sendiri, selain mencemari lingkungan, menyumbat saluran air dan sungai sehingga terjadi banjir juga mengganggu pemandangan.

  • Mengubur Sampah
Mengubur sampah hanya akan merusak lingkungan, racun yang terkandung dalam sampah akan meresap ke dalam tanah. Bila ini terjadi air yang ada disekitar akan menjadi tercemar.

  • Membakar Sampah
Jika sampah dibakar racun yang ada didalam sampah akan mencemari udara yang kita hirupsetiap saat dan dapat membuat kita dan orang sekitar menjadi sakit.

Dengan melakukan pemilahan sampah kita bisa menghasilakan berbagai manfaat berdasarkan macamnya, diantaranya :

  • Sampah Kering, bila sudah dipilah dapat dijual kepada pengumpul barang bekas untuk didaur ulang atau digunakan kembali.
  • Sampah Basah, dapat digunakan sebagai bahan baku kompos.
Kedua jenis tersebut bila kita melakukan pemilahan secara baik dan benar lalu dimanfaatkan kembali secara maksimal maka akan menghasilkan keuntungan secara ekonomi.
Demikian artikel ini saya dapatkan setelah mengikuti seminar yang diadakan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemerintah Kota Tangerang.

Referensi : Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemerintah Kota Tangerang


1 komentar:

  1. kalau aku sendiri sih, aku mulaiin dari hal2 kecil seperti tidak membuang bungkus permen sembarangan

    BalasHapus