Jumat, 07 Oktober 2011

6 Keunggulan Android dibanding Blackberry


6 Keunggulan Android Dibanding Blackberry
Enam alasan utama kenapa meninggalkan BlackBerry untuk Android bukanlah hal yang salah.



1. Performance
-BlackBerry: cepat dan stabil. Tapi kadang terjadi phone-hang yang mengharuskan Anda mengeluarkan baterai dari tempatnya dan yang paling menyebalkan adalah proses re-boot: 3-8 menit!

- Android: Sangat cepat. Belum ada keluhan tentang phone-hang yang mengharuskan baterai keluar dari tempatnya, kecuali jika ingin ganti SIM card. Proses re-boot berlangsung cepat.


2. Baterai
- BlackBerry: umur baterai BB memang luar biasa. Ya, wajar saja karena BB tidak banyak melakukan proses berbagai aplikasi seperti pada Android.

- Android: tergolong boros, tapi kadang bisa sampai satu hari. Tapi harus diingat bahwa ponsel Android memakai baterai untuk BANYAK hal. Contohnya jika Anda memakai ponsel Android untuk brwosing web atau nonton video sampai 1 jam, pastinya itu membutuhkan daya baterai lebih. Dan, bisakah BlackBerry melakukan hal yang sama selama itu?


3. Email
- Blackberry: email pada BB memang menjadi andalan RIM. Gmail pada BB pun telah dioptimalkan fungsinya, tapi tentu saja tidak sebaik pada Android.

- Android: apa yang Anda ragukan dari Gmail buatan Google yang dijalankan pada Android yang juga buatan Google?


4. User Interface (UI)
- Blackberry: membosankan, done.

- Android: Anda bahkan tidak akan merasa lelah untuk menjelajah setiap sudut ponsel Android. Dijamin.


5. Web Browsing
- Blackberry: sangat melelahkan, Anda harus mengakui itu.

- Android: disinilah letak kelebihan Android. Android menjadi pemenang jika dibandingkan dengan semua mobile OS. Jika membandingkan web browsing pada Android dengan BlackBerry, seperti siang dan malam saja. Jauh berbeda.


6. Aplikasi
- Blackberry: BlackBerry memang memiliki segudang aplikasi, tapi di saat yang sama iPhone juga semakin jauh meninggalkan BlackBerry. Jadi lebih baik melihat apa yang bisa dilakukan BlackBerry untuk menyusul ketertingalannya di belakang iPhone OS dan Android.

- Android: Semakin banyak aplikasi yang dulunya hanya ada di iOS, kini sudah ada versi Android-nya. Pesaing sebenarnya dari Android adalah iPhone, bukan BlackBerry.




Minggu, 17 April 2011

Batik Indonesia Resmi Diakui UNESCO

Batik Indonesia secara resmi diakui UNESCO dengan dimasukkannya ke dalam Daftar Representatif sebagai Budaya Tak-benda Warisan Manusia (Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity) dalam Sidang ke-4 Komite Antar-Pemerintah tentang Warisan Budaya Tak-benda di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
Seperti dilansir ANTARA, dalam siaran pers dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, UNESCO mengakui batik Indonesia bersama dengan 111 nominasi mata budaya dari 35 negara, dan memasukkannya dalam Daftar Representatif 76 mata budaya.

UNESCO mengakui bahwa Batik Indonesia mempunyai teknik dan simbol budaya yang menjadi identitas rakyat Indonesia mulai dari lahir sampai meninggal. hal itu terlihat dari bayi yang digendong dengan kain batik bercorak simbol yang membawa keberuntungan, dan yang meninggal ditutup dengan kain batik. Selain itu, pakaian dengan corak sehari-hari juga dipakai secara rutin dalam kegiatan bisnis dan akademis. Sementara berbagai corak lainnya dipakai dalam upacara pernikahan, kehamilan, juga dalam wayang, kebutuhan non-sandang dan berbagai penampilan kesenian. Kain batik bahkan memainkan peran utama dalam ritual tertentu.

Berbagai corak Batik Indonesia menandakan adanya berbagai pengaruh dari luar mulai dari kaligrafi Arab, burung phoenix dari Cina, bunga ceri dari Jepang, sampai burung merak dari India atau Persia. Tradisi membatik Indonesia juga diturunkan dari generasi ke generasi. Ini memperlihatkan batik terkait dengan identitas budaya rakyat indonesia. Berbagai arti simbolik dari warna dan corak mengekspresikan kreativitas dan spiritual rakyat Indonesia.

UNESCO memasukkan Batik Indonesia ke dalam Daftar Representatif karena telah memenuhi kriteria, antara lain kaya dengan simbol-simbol dan filosofi kehidupan rakyat Indonesia, serta memberi kontribusi bagi terpeliharanya warisan budaya tak-benda pada saat ini dan di masa mendatang. Dalam menyiapkan nominasi, para pihak terkait telah melakukan berbagai aktivitas, termasuk melakukan penelitian di lapangan, pengkajian, seminar, dan sebagainya untuk mendiskusikan isi dokumen dan memperkaya informasi secara bebas dan terbuka.

Depbudpar menyatakan masuknya Batik Indonesia dalam UNESCO Representative List of Intangible Cultural Heritage of Humanity merupakan pengakuan internasional terhadap salah satu mata budaya Indonesia, sehingga diharapkan dapat memotivasi dan mengangkat harkat para pengrajin batik dan mendukung usaha meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Depbudpar menyatakan bahwa perjuangan supaya Batik Indonesia diakui UNESCO ini melibatkan banyak pihak, baik pemerintah, para pengrajin, pakar, asosiasi pengusaha dan yayasan atau lembaga batik, serta masyarakat luas. Perwakilan RI di negara anggota Tim Juri yaitu di Persatuan Emirat Arab, Turki, Estonia, Meksiko, Kenya dan Korea Selatan serta UNESCO-Paris turut memegang peranan penting dalam memperkenalkan batik secara lebih luas kepada para anggota Tim Juri, sehingga mereka lebih seksama mempelajari dokumen nominasi Batik Indonesia.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia telah memasukkan Batik Indonesia ke dalam Daftar Inventaris Mata Budaya Indonesia. Pada 2003 dan 2005 UNESCO telah mengakui Wayang dan Keris sebagai Karya Agung Budaya Lisan dan Tak-benda Warisan Manusia (Masterpieces of the Oral and Intangible Cultural Heritage of Humanity).(LUC)

Sumber : Liputan6.com

Kamis, 14 April 2011

Jangan Kalah dengan Perompak

Kelambanan pemerintah menangani kasus penyanderaan 20 WNI awak kapal Sinar Kudus oleh perompak Somalia terus menuai kritik. Sudah hampir sebulan (sejak 16 Maret 2011),  kapal milik PT Samudera Indonesia (Tbk) itu disandera di perairan Semenanjung  Somalia, tapi belum ada langkah aksi yang kelihatan dari pemerintah. Para pejabat hanya sibuk beretorika, sementara para sandera dibiarkan terkatung-katung di tengah laut didera kelaparan dan serangan penyakit.


 


Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad mengatakan,  pemerintah sudah menyediakan dana yang diminta perompak. Namun, dia mengakui pemerintah belum mengetahui bagaimana mekanisme pembayarannya, mengingat perompak tidak memiliki rekening bank yang jelas. “Kami khawatir, kalau sudah dibayar, mereka minta lagi tanpa melepaskan para awak kapal yang disandera. Tapi pada prinsipnya pemerintah siap melakukan yang terbaik agar para awak kapal pulang dengan selamat ke Tanah Air,” tegas Fadel, Selasa (12/4) pagi.

Siang harinya, Presiden SBY berbicara di depan publik bahwa sejak mendapat informasi pertama mengenai adanya insiden pembajakan, pemerintah  langsung menyiapkan sejumlah langkah dengan mengutamakan keselamatan WNI yang disandera. Namun apa saja langkah yang sudah ditempuh pemerintah, tidak disebutkan dengan alasan bisa mengganggu upaya penyelamatan.

Sulit ditutup-tutupi bahwa pemerintah terkesan ogah-ogahan, antara lain karena kapal tersebut milik swasta. Kita berharap pemerintah tidak lagi menerapkan management by pressure, yakni baru bertindak setelah ada desakan kuat dari masyarakat. Apa pun pekerjaannya, 20 pelaut tersebut adalah anak bangsa yang harus ditolong. Kita perlu belajar dari negara lain yang rela mengorbankan sumber daya sebesar apa pun  demi menyelamatkan nyawa warga negaranya. Kita harus malu dengan Amerika Serikat yang mau bersusah payah mencari dan mengevakuasi jasad satu orang warganya yang tewas tertimbun dihajar tsunami di Thailand, tahun 2004 lalu. Kita juga harus malu dengan Filipina yang mau berbuat apa saja demi menyelamatkan seorang TKW-nya.

Karena itu, upaya penyelamatan 20 pelaut Indonesia yang disandera perompak Somalia harus dilakukan at all cost.  Rakyat Indonesia pasti mendukung sikap pemerintah yang lebih mendahulukan nyawa rakyatnya ketimbang hanya menimbun uang dalam kas negara. Pemerintah sempat mengeluarkan banyak uang demi mengevakuasi WNI dari Mesir saat negeri itu dilanda pergolakan, dan tidak ada protes dari masyarakat. Masyarakat sadar bahwa nyawa lebih berharga dari apa pun. Karena itu, upaya penyelamatan para WNI yang disandera di Somalia harus segera dilakukan dengan lebih sistematis dan berani.

Kita mendukung sepenuhnya upaya pemerintah yang mengedepankan negosiasi.  Tapi harus ada urut-urutan langkah yang jelas dalam upaya penyelamatan tersebut. Bila negosiasi menemui jalan buntu, maka pemerintah harus berani mengambil langkah militer untuk membebaskan para sandera.

Kita bisa belajar bagaimana Korea Selatan dan Malaysia, yang sukses melumpuhkan  para perompak Somalia yang membajak kapal dan menyandera warga negara  mereka. Pasukan khusus kedua negara diturunkan untuk menewaskan dan melumpuhkan para perompak tersebut.

Dalam kaitan ini, kita menyayangkan pernyataan sejumlah pejabat termasuk petinggi militer, yang terkesan takut untuk mengambil langkah militer melawan para perompak tersebut. Kita punya pasukan khusus yang tak kalah hebat dengan pasukan khusus negara mana pun.

Kita tak boleh lupa bahwa pada tahun 1981, pasukan khusus TNI-AD mengharumkan nama bangsa ke dunia internasional dengan kisah suksesnya   melumpuhkan para teroris yang menyandera pesawat  DC-9 Woyla di Bandara  Don Muang Thailand. Bisa kita bayangkan, di saat militer kita masih berdwifungsi saja, kita sudah mampu melakukan operasi militer sehebat itu. Apalagi sekarang, di kala TNI sudah kembali sepenuhnya ke barak dan fokus pada tugas-tugas militernya.
Kita yakin pasukan khusus kita, baik Kopassus TNI-AD, Pasukan Katak TNI-AL, maupun Paskhas  TNI-AU, mampu membebaskan para sandera tersebut dengan selamat. Karena itu, pemerintah harus segera memutuskan tenggat waktu bagi upaya negosiasi. Bila buntu, terjunkan segera putra-putra terbaik kita di TNI untuk membebaskan anak bangsa yang disandera. Apalagi Pemerintah Somalia sendiri sudah membuka pintu bagi operasi militer ini.  Kita tidak kalah melawan para perompak jahanam itu.

Di sisi lain, kita juga melihat adanya pesan moral dari drama penyanderaan ini, bahwa kemiskinan dan kebodohan bisa melahirkan para kriminal tak berperikemanusiaan. Mereka muncul akibat kegagalan negara membangun bangsanya.  Somalia yang terkategori negara gagal menjadi bukti konkret.

Pekan lalu, Gerakan Integritas Nasional melansir bahwa Indonesia sudah memenuhi 9 dari 13 kriteria negara gagal. Ini lampu merah bagi kita untuk terus berbenah diri. Cukup sudah kita punya para debt collector sadis, yang muncul dari gerbang  dari kemiskinan dan ketertinggalan pendidikan kita.  Jangan lebih dari ini. 

Kasus penyanderaan 20 WNI di Somalia bisa menjadi bukti apakah Indonesia memenuhi atau tidak,  salah satu kriteria negara gagal, yakni negara harus mampu menjaga keamanan dan melindungi warga negaranya. 

reff : www.suarapembaruan.com

3 Bank Bantah Simpan Rekening Malinda Dee

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengumumkan adanya uang hasil kejahatan Inong Malinda alias Malinda Dee di delapan bank besar dan dua perusahaan asuransi.
PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII), sebagai salah satu bank besar di Indonesia membantah Malinda Dee memiliki rekening di BII.

Direktur Perbankan Konsumer BII, Stephen Liestyo menuturkan, dirinya mewakili BII menegaskan tidak ada rekening atas nama Malinda Dee di banknya. "Setahu saya, tidak ada," katanya saat ditemui di Hotel Indonesia, Kamis 14 April 2011.

Selain BII, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) juga mengungkapkan hal serupa.
Putu Bagus Kresna, corporate secretary BNI menuturkan, sejauh ini pihaknya belum mendengar adanya uang hasil penggelapan dana nasabah prioritas Citibank ke BNI. "Belum dengar ada informasi itu," kata Putu saat dihubungi VIVAnews.com.

Bahkan, ia mengatakan, pihaknya tidak akan membuka atau mengumumkan rekening nasabah kepada media. Sebab, hal itu merupakan kerahasian bank. "Jadi, kita bisa buka kalau ada perintah dari PPATK dan BI (Bank Indonesia)," ujar Putu.

Corporate Secretary BRI, Muhammad Ali juga membantah, kalau Malinda Dee memiliki rekening di Bank Rakyat Indonesia. "Kita tidak ada informasi kalau dia (Malinda) punya rekening di BRI. Tapi, nantilah kita cek dulu kebenarannya," kata dia.                  
Seperti diketahui, tersangka kasus dugaan penggelapan dan pencucian uang Inong Malinda alias Malinda Dee, menurut PPATK, mengambil dan mentransfer uang nasabah ke delapan rekening bank dan dua asuransi.

Melinda diketahui memegang posisi Relationship Manager di Citibank. Ia diduga mengambil dan mentransfer uang nasabah ke beberapa rekening.

Kejahatan perbankan yang diduga dilakukan oleh Melinda terbongkar setelah ada laporan korban dari nasabah kepada Citibank. Setelahnya itu, pihak Citibank melaporkan hal ini ke kepolisian.

Ada tiga nasabah korban Melinda yang berasal dari perusahaan besar melaporkan uangnya hilang. Jumlahnya sekitar Rp16 miliar.
Melinda sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penggelapan dan pencucian uang tersebut. Saat ini, dirinya ditahan di rumah tahanan Bareskrim Mabes Polri, Jakarta.

 reff : vivanews.com

Kamis, 24 Maret 2011

Program Vektor pada Java

Listing Program :

import java.io.*;

class vektor
{
public static void main (String[]args) throws IOException
{
BufferedReader input = new BufferedReader ( new InputStreamReader (System.in));

int [] jum = new int [10];
int [] v1 = new int [10];
int [] v2 = new int [10];

System.out.println ("masukkan jumlah elemen vektor : ");

int n = Integer.parseInt (input.readLine());
System.out.println ("Vektor 1");

for (int i=0; i<n; i++)
{
System.out.print("elemen [1,"+i+"]=");
v1[i]=Integer.parseInt(input.readLine());
}
System.out.println ("Vektor 2");
for(int i=0;i<n;i++)
{
System.out.print("elemen [1,"+(i+1)+"]=");
v2[i]=Integer.parseInt(input.readLine());
}
System.out.print("\npenjumlahan vektor:[");
for(int i=0;i<n;i++)
{
jum[i] = v1[i]+v2[i];
System.out.print (jum[i]);
if (i!=n-1)
{
System.out.print (",");

}
}
System.out.print ("]");
System.out.print ("\npengurangan vektor : [");
for (int i=0; i<n; i++)
{
jum[i] = v1[i] - v2[i];
System.out.print (jum[i]);
if (i!=n-1)
{
if (jum [i]<0)
{
System.out.print (" (vektor berlawanan arah)");
}
System.out.print (",");
}
}
System.out.print ("]");
System.out.print ("\nperkalian vektor :[");
for (int i=0; i<n; i++)
{
jum[i]=v1[i]*v2[i];
System.out.print (jum[i]);
if (i!=n-1)
{
System.out.print (",");
}
}
System.out.println ("]");
}


Logika PROGRAM :

Listing di atas adalah program untuk Operasi-operasi pada vektor, di sini saya membuat kondisi untuk operasi pnjumlahan, pengurangan dan penjumlahan. Program di mulai dari penulisan package dari java.io yg berbasis Objek kemudian pembentukan class. Selanjutnya penggunaan BufferedReader untuk input :
BufferedReader input = new BufferedReader ( new InputStreamReader (System.in));
Kemudian kita menentukan dimensi atau panjang range yang akan di input, contoh :
int [] jum = new int [10];
listing di atas berarti bahwa type data integer dan memiliki dimensi atau range sampai indeks ke 10.

Setelah itu kita masuk pada tahap deklarasi variabel yg akan di jadikan jumlah vektor :
int n = Integer.parseInt (input.readLine());
lalu kondisi penjumlahan sbb :
jum[i] = v1[i]+v2[i];
System.out.print (jum[i]);
if (i!=n-1)
pada operasi pengurangan agak berbeda, pada pengurangan harus diberikan kondisi tambahan untuk menyatakan nilai positif, karena nilai positif pada vektor berarti arah vektor tersebut berlawanan, contoh :
for (int i=0; i<n; i++){
jum[i] = v1[i] - v2[i];
System.out.print (jum[i]);
if (i!=n-1){
if (jum [i]<0){
System.out.print (" (vektor berlawanan arah)");
}
System.out.print (",");
Untuk operasi perkalian sama seperti penjumlahan, hanya diganti tanda ‘+’ menjadi ‘*’



OUTPUT PROGRAM :




















Sabtu, 05 Maret 2011

Manusia dan Tanggung Jawab

 PENGERTIAN TANGGUNG JAWAB


Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya, atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya. Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya. Seseorang mau bertanggung jawab karena ada kesadaran atau keinsafan atau pengertian atas segala perbuatan dan akibatnya dan atas kepentingan pihak lain. Timbul tanggung jawab karena manusia itu hidup bermasyarakat dan hidup dalam lingkungan alam. Manusia tidak boleh berbuat semaunya terhadap manusia lain dan terhadap alam lingkungannya. Manusia menciptakan keseimbangan, keserasian, keselarasan antar sesame manusia dan antar manusia dengan lingkungan.

Tanggung jawab itu bersifat kodrati, artinya  sudah menjadi bagian kehidupan manusia. Apabila dikaji, tanggung jawab itu adalah kewajiban atau beban yang harus dipikul atau dipenuhi sebagai akibat dari phak yang berbuat, atau sebagai akibat dari perbuatan pihak lain, atau sebagai pengabdian, pengorbanan pada pihak lain.

Tanggung jawab adalah ciri manusia beradab(berbudaya). Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannya itu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengabdian atau pengorbanannya.

MACAM-MACAM TANGGUNG JAWAB

Tanggung jawab itu dapat dibedakan menurut keadaan manusia dan hubungan yang dibuatnya. Atas dasar ini, lalu dikenal beberapa jenis tanggung jawab, yaitu : 

(a)   Tanggung jawab terhadap diri sendiri

Tanggung jawab terhadap diri sendiri menuntut kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi. Karena merupakan seorang pribadi maka manusia mempunyai pendapat sendiri.

(b)   Tanggung jawab terhadap keluarga

Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan, pendidikan, dan kehidupan.










(c) Tanggung jawab terhadap masyarakat


       Pada hakekatnya manusia tidak dapat hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan      kedudukannya sebagai makhluk sosial. Karena membutuhkan manusia lain maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain tersebut. Sehingga dengan demikian manusia disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan hidupnya dalam masyarakat tersebut. Wajarlah apabila segala tingkah laku dan perbuatannya harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat.

(d) Tanggung jawab kepada Bangsa/Negara

       Tiap manusia , tiap individu adalah warga Negara suatu Negara. Dalam berfikir, bertindak, bertingkah laku manusia terikat oleh norma-norma atau ukuran-ukuran yang dibuat oleh Negara. Manusia tidak dapat bertindak sendiri. Bila perbuatan manusia itu salah, maka ia harus bertanggung jawab kepada Negara.


(e) Tanggung jawab terhadap Tuhan

     Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab langsung terhadap Tuhan. Dengan mengabaikan perintah-perintah Tuhan, berarti mereka meninggalkan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan manusia terhadap Tuhan sebagai penciptanya, bahkan untuk memenuhi tanggung jawabnya, manusia perlu pengorbanan. 







PENGABDIAN DAN PENGORBANAN

Wujud tanggung jawab juga berupa pengabdian dan pengorbanan. Pengabdian dan pengorbanan adalah perbuatan baik untuk kepentingan manusia itu sendiri.

a.      Pengabdian

Pengabdian adalah perbuatan baik berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga seebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dan itu semua dilakukan dengan ikhlas.
Pengabdian itu pada hakekatnya adalah rasa tanggung jawab. Apabila orang bekerja keras sehari penuh untuk mencukupi kebutuhan, hal itu berarti mengabdi kepada keluarga.

b.      Pengorbanan

Pengorbanan merupakan akibat  dari pengabdian. Pengorbanan dapat berupa harta benda, pikiran, perasaan, bahkan dapat juga berupa jiwanya. Pengorbanan diserahkan secara ikhlas tanpa pamrih, tanpa ada perjanjian, tanpa ada transaksi, kapan saja diperlukan. Pengabdian lebih banyak menunjuk kepada perbuatan, sedangkan, pengorbanan lebih banyak menunjuk kepada pemberian sesuatu misalnya berupa pikiran, perasaan, tenaga, biaya, waktu. Dalam pengabdian selalu dituntut pengorbanan, tetapi pengorbanan belum tentu menuntut pengabdian. 

 Anggota kelompok :
Ainan Nurizzaman         50410442
Afif Qairawan S            50410252
Angri Saiful F                50410857
Prasetia Bagus P           55410359
Yogi Rizki F                 58410652

Minggu, 16 Januari 2011

Thread

  • Listing



Thread merupakan kemampuan yang disediakan oleh java untuk membuat suatu program menjadi lebih efisien dalam hal kecepatan. Dalam metode ini terdapat perintah (throwsInterruptedException) yang berfungsi untuk membuang kesalahan. Selain itu dalam program ini terdapat perintah (Thread.sleep (2000)) yang berfungsi untuk mengatur  thread dan menghentikan sejenak program, berhentinya program sesuai dengan waktu yang kita tentukan yaitu 2000 milisekon. Sehingga program akan berjalan kembali setelah waktu 2000 milisekon (2 detik). Makaoutputnya :
Output akan berjalan setiap setelah 2 detik (sesuai dengan waktu yang ditentukan)